
Nama : Rachmat Maulana Yusuf
Kelas : 2IA23
NPM : 55416908
Teknologi sistem cerdas adalah keseluruhan sistem yang menerapkan kecerdasan buatan sebagai sarana untuk menyediakan kebutuhan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Jadi, “kecerdasan” inilah yang diciptakan untuk kemudian dimasukkan ke dalam suatu mesin atau komputer. Sistem ini dibuat agar dapat berpikir layaknya manusia. Sistem ini juga dibuat agar dapat “berperilaku” seperti manusia, juga mampu menyerap pengalaman dan mampu bertindak berdasarkan pengalaman tersebut, sehingga sistem ini seolah-olah mempunyai kehendak sendiri dan mampu berpikir seperti halnya manusia.
Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) didefinisikan sebagai kecerdasan entitas ilmiah. Bagian dari ilmu komputer yang mempelajari bagaimana membuat mesin (komputer) dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan oleh manusia bahkan bisa lebih baik daripada yang dilakukan manusia. Kecerdasan ini diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu mesin (komputer). Beberapa macam bidang yang menggunakan kecerdasan buatan antara lain sistem pakar, permainan komputer (games), logika fuzzy, jaringan syaraf tiruan dan robotika.
Sejarah Kecerdasan Buatan (AI)
Istilah AI pertama kali dikemukakan pada tahun 1956 di konferensi Darthmouth. Sejak saat itu, penelitian, teori, dan prinsip terkait AI terus berkembang. Walaupun istilah AI baru muncul pada tahun 1956, namun teori yang mengarah ke AI muncul sejak tahun 1941. Adapun tahapan sejarah AI adalah:
No
|
Tahun
|
Deskripsi
|
| 1 | 1206 | Robot humanoid pertama karya Al-Jazari |
| 2 | 1796 | Boneka penuang the dari jepang bernama Karakuri |
| 3 | 1941 | Komputer elektronik pertama |
| 4 | 1949 | Komputer dengna program tersimpan pertama |
| 5 | 1956 | Kelahiran dari Artificial Intelligence pada Dartmouth conference |
| 6 | 1958 | Bahasa LISP dibuat |
| 7 | 1963 | Penelitian intensif departemen pertahanan Amerika |
| 8 | 1970 | Sisem pakaer pertama diperkenalkan secara luas |
| 9 | 1972 | Bahasa Prolog diciptakan |
| 10 | 1986 | Perangkat berbasis AI dijual luas mencapai $425 juta |
| 11 | 1994 | AC berbasis Neuro fuzzy dijual |
| 12 | 2010 | Sistem kecerdasan buatan untuk Pesawat komersial BOEING 900-ER ramai digunakan |
| 13 | 2011 | Service Robot untuk restoran berhasil dibuat di Indonesia |
| 14 | 2012 | Sistem Pakar Troubleshooting Komputer berbasis Fuzzy dan Self Learning |
| 15 | 2012 | Sistem immune pada Deteksi spam diciptaka |
4 Dasar Kategori di Konsep dasar Ai(Kecerdasan Buatan)
1. Acting Humanly
2. Thinking Humanly
Manusia pada computer,hal ini sering diujikan dengan neuron ke neuron lainnya atau sel otak dengan sel otak lainnya cara pembelajarannya yaitu melalui experiment-experimen.
3. Thinking Rationaly
4. Actng Rationaly
Contoh Kasus dalam Penerapan AI

Hello Barbie, Boneka Pertama yang Bisa Bicara Setelah dikembangkan pada robot, teknologi kecerdasan buatan (AI) kini telah merambah ke dunia mainan atau lebih tepatnya boneka Barbie. Perusahaan teknologi AI, Mattel kini tengah mengembangkan teknologi AI di sebuah prototipe barbie, demikian dilansir International Business Times, Sabtu (19/9/2015). Dengan pengembangan ini nantinya barbie akan bica berbicara layaknya manusia dan mampu menjawab pertanyaan yang sangat mendasar seperti tentang kepercayaannya terhadap Agama dan Tuhan. Barbie dengan kemampuan berbicara pertama di dunia ini nantinya akan diberi nama Hello Barbie dan akan dipamerkan pada New York Times November 2015 nanti, demikian ujar Mattel. Mereka juga menjelaskan jika teknologi ini adalah hasil dari kombinasi antara AI, mikrofon, koneksi WiFi, serta kemampuan speech-recognition yang menjadikan barbie bisa berkomunikasi lebih dari 8.000 katalog dan memungkinkan mainan cantik ini bisa merespon kata-kata tertentu seperti 'baik', 'luar biasa', 'fantastik', dan lainnya. Dapat disimpulkan jika Hello Barbie ini nantinya akan memiliki kemampuan yang kompleks, yakni memiliki kemampuan emosi yang nyata. Artinya sang pemilik bisa menjadikan mainan ini sebagai tempat curhat. Namun kecanggihan boneka yang bisa merekam percakapan pengguna juga menjadi salah satu kekhawatiran yang sedang diperdebatkan. Selain itu perangkat ini bisa mengirimkan percakapan ke server ToyTalk. Sehingga banyak orang menganggap jika boneka ini bisa menjadi senjata yang ampuh untuk memperoleh informasi personal dari para pengguna. Oleh karena alasan itu pula terdapat sebuah petisi online tentang penolakan pengembangan boneka yang disebut dengan Eavesdropping Barbie itu yang kini telah ditandatangani lebih dari 4000 orang.
Daftar Pustaka
https://socs.binus.ac.id/2012/06/06/mengenal-kecerdasan-buatan-kini-dan-akan-datang/
http://irmasafitri02.blogspot.co.id/2017/09/pengantar-teknologi-sistem-cerdas-tugas.html
https://ulif12.files.wordpress.com/2014/10/kasus-1-kecerdasan-buatan.pdf